Tiap manusia memiliki kewajiban
untuk belajar, sebagaimana disebutkan dalam materi PAI kelas 9 KTSP di bab
Hadits tentang menuntut ilmu dikatakan bahwa Menuntut ilmu itu wajib bagi
setiap Muslim. Sejak kita dilahirkan oleh ibu kandung kita masing-masing, kita
telah dihadapkan dengan kewajiban untuk belajar, mulai belajar untuk makan, minum,
belajar mengenal ibunya, ayahnya, anggota keluarganya, juga belajar untuk berjalan,
bicara hingga kita besar kita belajar di sekolah dan juga dari lingkungan masyarakat
sekitar. Belajar memang memiliki arti yang sangat luas, namun kata ‘belajar’
sering diidentikkan dengan kewajiban seorang anak sekolah atau mahasiswa
sebagai pelajar di sekolah formal.
Sayangnya, meskipun belajar
sebenarnya telah kita lakukan sehari-hari, banyak orang yang masih berasumsi
bahwa belajar merupakan hal yang tidak menyenangkan. Mereka kebanyakan
menganggap belajar sebagai hal yang tidak menyenangkan. Padahal, anggapan ini
justru akan membuat kegiatan belajar menjadi tidak menyenangkan dan kurang
efektif. Oleh karena itu, di kesempatan kali ini kita akan membahas tentang
bagaimana cara belajar efektif agar kita bisa berhasil dengan baik.
- Niat untuk belajar
Innamal a’malu binniyaat…segala
sesuatu itu tergantung kepada niat. Rasa kebutuhan untuk niat belajar akan
membuat kita menjadi lebih bersungguh-sungguh dalam pelaksanaan belajar kita.
Kesungguhan ini akan membuat kita tidak hanya belajar jika sedang mood
saja, melainkan juga belajar di setiap waktu tanpa merasa beban berat. Dengan
demikian, ilmu yang kita pelajaripun akan menjadi lebih mudah meresap ke
ingatan kita. Awali pekerjaan apapun dengan NIAT yang ikhlas dan baik,
termasuk belajar Anda.
2. Tentukan
tempat untuk belajar
Memilih tempat belajar yang disukai
tentu akan membuat kita senang dan merasa nyaman untuk belajar. Dengan memilih
tempat yang nyaman, kita turut membantu menata mood kita menjadi lebih
baik sehingga belajar pun menjadi lebih menyenangkan dan efektif.
- Belajar sedikit demi sedikit
Jangan belajar terlalu banyak
pelajaran dalam satu waktu, misalnya jika esok harinya akan ada ulangan..
Sebaiknya, Anda mempelajari setiap pelajaran sedikit demi sedikit, jangan hanya
ketika akan ulangan atau ujian saja. Maka dari itu, ada baiknya jika kita
belajar setiap hari, misalnya dengan mengulang kembali pelajaran yang kita
terima di hari tersebut, walaupun hanya 10 - 15 menit. Cara ini tentu lebih
efektif dibandingkan kita mempelajari semua pelajaran dalam waktu yang singkat,
biasanya saat menjelang akan ulangan/ujian sekolah. Belajar dengan ‘sistem
kebut semalam’ atau istilah saya “wayangan” hanya akan menimbulkan tekanan
secara psikologis sehingga ilmu pun akan sulit kita serap dengan baik, dan
keesokan harinya akan terjadi capek fisik atau ngantuk sehingga tidak mampu
mengerjakan ulangan/ujian, yang pada akhirnya kegagalan yang diperoleh.
4. Memenej
waktu belajar
Ada baiknya Anda membuat jadwal
belajar dan target untuk menentukan kapan Anda harus bisa menguasai pelajaran
tersebut. Dengan membuat jadwal dan membagi waktu belajar, kegiatan belajar
Anda akan menjadi lebih terstruktur dan rapi.
- Berdiskusi
Setiap orang memang memiliki model
belajar sendiri. Ada orang yang menyukai belajar sendiri di tempat sepi, namun
ada juga orang yang lebih menyukai belajar berkelompok dan beramai-ramai. Bahkan
ada juga model belajar sambil mendengarkan musik kesayangannya ataupun sambil
makan jajan kesukaannya. Jika Anda masih belum mengetahui model belajar
Anda, tidak ada salahnya Anda mencoba untuk berdiskusi dengan teman untuk
bertukar pikiran dari materi pelajaran. Jika Anda merasa nyaman dan lebih mudah
memahami materi, maka berdiskusi dengan teman bisa menjadi cara belajar efektif
untuk Anda.
6. Pelajaran
harus dipahami, jangan hanya dihafalkan
Sistem belajar mengajar saat ini ada
yang memfokuskan pada hafalan saja, bukan pada pemahaman siswa. Padahal,
sekedar menghafalkan pelajaran hanya akan efektif untuk ujian atau waktu jangka
pendek. Dalam jangka panjang, ilmu yang dihafalkan akan mudah lupa dan tidak
meninggalkan manfaat apapun. Dalam hal ini Anda pahami dengan suatu sikap bahwa
Anda seolah akan menjadi “guru” bagi teman-teman Anda di kelas. Anda “harus”
menyiapkan materi pelajaran dan bisa tampil ngomong didepan teman Anda di kelas
seolah Anda sebagai ‘guru”. Jika hal ini
disiapkan dengan baik, tentu Anda akan merasa malu bila tidak tampil maksimal
didepan kelas. Inilah pentingnya pemahaman sebuah materi pelajaran yang tentu
akan banyak manfaatnya bagi Anda..
Oleh karena itu, alangkah baiknya
jika kita memahami ilmu yang sedang kita pelajari tidak sekedar
menghafalkannya. Dengan memahami ilmu tersebut, ilmu akan membekas dalam
ingatan kita dan kita bisa kembali memunculkan ilmu tersebut dalam ingatan saat
dibutuhkan termasuk disaat ulangan atau Ujian.
7. Jangan
malu bertanya
Jangan segan untuk bertanya jika
kita tidak memahami sesuatu. Kita belajar karena kita memang belum tahu tentang
ilmu tersebut, jadi tidak ada alasan untuk malu bertanya karena takut dicap
sebagai orang bodoh. Orang yang bertanya dalam konteks seperti ini belum tentu
orang yang bodoh
8. Sukai
mata pelajaran dan Gurunya
Menyukai mata pelajaran atau hal
yang sedang dipelajari akan sangat berpengaruh terhadap keefektifan dan
keberhasilan belajar kita. Dengan kita menyukai pelajaran atau ilmu tersebut,
kita akan lebih bersemangat untuk menerima dan menyerap ilmu yang didapat. Hal
ini berbeda jika kita merasa tidak suka belajar mata pelajaran itu dan terus
bertambah lagi tidak senang kepada guru materinya. Tidak menyukai suatu
pelajaran hanya akan membuat kita merasa terpaksa untuk belajar dan tentu hasil
dari belajar yang seperti ini akan tidak optimal.
9.
Manfaatkan media yang ada
Di zaman now, fasilitas belajar yang
tersedia tidak hanya berupa buku pelajaran atau buku kumpulan soal dari sekolah.
Kini, kita bisa belajar lewat media internet, video, televisi ataupun media lainnya
yang menyediakan tayangan edukatif. Manfaatkan semua fasilitas media ini
sebagai pendukung proses belajar Anda. Biasanya, materi pelajaran yang
disediakan di internet, video atau tayangan edukasi telah dikemas dengan menarik
dan sesederhana mungkin sehingga kita akan lebih tertarik dan mencerna materi
yang diberikan. Dengan media internetpun bisa dijadikan sarana untuk
berkomunikasi dengan guru atau orang lain apabila membutuhkan penjelasan dan
ingin mengajukan pertanyaan, seperti yang ada di ajang SILATURRAHIM di blog
Al-Hikmah ini.
10. Membuat rangkuman atau ringkasan materi
Cobalah untuk membuat rangkuman
materi yang sedang dipelajari, misalnya dengan membuat peta konsep atau review
dari semua materi yang sedang dipelajari. Membuat review juga akan
memudahkan kita untuk memahami intisari dari ilmu yang sedang dipelajari.
Selain materi yang kita buat tersebut bisa menjadi bahan belajar yang lebih simple,
sembari membuat review atau peta konsep kita juga membaca dan menulis materi
yang kita pelajari. Kegiatan ini tentu akan sangat mendukung cara belajar kita
menjadi lebih efektif
11. Banyak latihan soal
Mengerjakan latihan soal atau uji
coba memecahkan masalah sesuai materi yang sedang dipelajari akan membantu kita
mengukur sejauh mana pemahaman kita atas materi tersebut. Dengan demikian, kita
bisa menilai di bagian mana kita harus meningkatkan belajar dan bagian mana
kita telah menguasainya.
12. Beribadah dan berdoa
Belajar merupakan usaha kita untuk
menjadi seseorang yang bermanfaat, tahu dan pintar.. Namun, tidak ada usaha
yang sempurna tanpa diiringi ibadah serta doa. Oleh karena itu, jangan lupa
untuk berdoa sebagai pelengkap usaha kita dan membuat ilmu yang kita dapat
menjadi berkah dan bermanfaat.
Selamat berjuang, selamat belajar
dan selamat mencoba !
Sukses buat Anda semua - 28102018. (IR)